Perbedaan HTTP dan HTTPS

A. Pengertian

HTTP

      Hypertext Transfer Protocol (HTTP) adalah sebuah protokol jaringan lapisan aplikasi yang digunakan untuk sistem informasi terdistribusi, kolaboratif, dan menggunakan hipermedia. Penggunaannya banyak pada pengambilan sumber daya yang saling terhubung dengan tautan, yang disebut dengan dokumen hiperteks, yang kemudian membentuk World Wide Web pada tahun 1990 oleh fisikawan Inggris, Tim Berners-Lee. Hingga kini, ada dua versi mayor dari protokol HTTP, yakni HTTP/1.0 yang menggunakan koneksi terpisah untuk setiap dokumen, dan HTTP/1.1 yang dapat menggunakan koneksi yang sama untuk melakukan transaksi. Dengan demikian, HTTP/1.1 bisa lebih cepat karena memang tidak perlu membuang waktu untuk pembuatan koneksi berulang-ulang.

HTTPS


      Protokol transfer hiperteks adalah versi aman dari HTTP, protokol komunikasi dari World Wide Web. Ditemukan oleh Netscape Communications Corporation untuk menyediakan autentikasi dan komunikasi tersandi dan penggunaan dalam komersi elektris.
      
     Selain menggunakan komunikasi plain text, HTTPS menyandikan data sesi menggunakan protokol SSL (Secure Socket layer) atau protokol TLS (Transport Layer Security). Pada umumnya port HTTPS adalah 443.
      
     Tingkat keamanan tergantung pada ketepatan dalam mengimplementasikan pada browser web dan perangkat lunak server dan didukung oleh algorithma penyandian yang aktual.
     
    Oleh karena itu, pada halaman web digunakan HTTPS, dan URL yang digunakan dimulai dengan https:// bukan dengan http://.

B. Latar Belakang
  1. Autentikasi server memungkinkan peramban dan pengguna memiliki kepercayaan bahwa mereka sedang berbicara kepada server aplikasi sesungguhnya.
  2. Kerahasiaan data berarti eavesdropper tidak dapat mengerti komunikasi antara peramban pengguna dan server web, karena data tersandi.
  3. Integritas data berarti penyerang jaringan tidak dapat merusak atau mengubah isi komunikasi antara peramban pengguna dengan server web, karena divalidasi oleh message authentication code (MAC).
C. Maksud dan Tujuan

Agar dapat membedakan HTTP dengan HTTPS

D. Keamanan data yang dikirimkan

HTTP tidak menjamin keamanan data yang ditransmisikan antara client dengan server.

HTTPS menjamin keamanan data yang dikirimkan. Berikut 3 aspek yang ditangani oleh HTTPS, yaitu :

Autentikasi Server, dengan adanya autentikasi server, pengguna yakin sepenuhnya bahwa ia sedang berkomunikasi dengan server yang ia tuju.


Kerahasiaan Data, data yang ditransmisikan tidak akan bisa dipahami oleh pihak lain, karena data yang ditransmisikan sudah dienkripsi.


Integritas Data, data yang sedang ditransmisikan tidak dapat diubah oleh pihak lain, karena akan divalidasi oleh message authentication code (MAC).

E. Port yang digunakan

HTTP menggunakan port 80
HTTPS menggunakan port 443.

F. Kebutuhan SSL

      Secure Socket Layers (SSL) adalah teknologi keamanan yang memungkinkan untuk melakukan enkripsi terhadap data yang akan ditransmisikan antara client dan server. SSL memungkinkan kita untuk dapat mengirim informasi penting, seperti nomor kartu kredit dan login credential, dengan aman. Secara default HTTP digunakan sebagai protokol komunikasi client-server, dan untuk dapat menggunakan protokol HTTPS kita diharuskan memiliki sertifikat SSL.

G. Kesimpulan

    Jika data anda ingin lebih aman sebaiknya gunakan HTTPS karena menggunakan protokol SSL (Secure Socket layer) atau protokol TLS (Transport Layer Security) untuk melakukan enkripsi terhadap data yang akan ditransmisikan antara client dan server.

H. Referensi

https://id.wikipedia.org/wiki/Protokol_Transfer_Hiperteks
https://id.wikipedia.org/wiki/HTTP_Secure
https://www.codepolitan.com/mengetahui-perbedaan-http-dan-https
https://hashfi-blc.blogspot.co.id/2017/02/perbedaan-antara-http-dan-https.html

Close Source vs Open Source

A. Pengertian

Close Source
      adalah Sistem operasi yang codenya tidak dibuka untuk umum, pemilik code yang close source bisa membagi source codenya melalui lisensi dengan gratis maupun membayar. meskipun gratis, lisensi tertentu bisa membuat sebuah sistem operasi tidak sepenuhnya open source.
Open Source
      adalah sistem pengembangan yang tidak dikoordinasi oleh suatu individu / lembaga pusat, tetapi oleh para pelaku yang bekerja sama dengan memanfaatkan kode sumber (source-code) yang tersebar dan tersedia bebas (biasanya menggunakan fasilitas komunikasi internet). Pola pengembangan ini mengambil model ala bazaar, sehingga pola Open Source ini memiliki ciri bagi komunitasnya yaitu adanya dorongan yang bersumber dari budaya memberi, yang artinya ketika suatu komunitas menggunakan sebuah program Open Source dan telah menerima sebuah manfaat kemudian akan termotivasi untuk menimbulkan sebuah pertanyaan apa yang bisa pengguna berikan balik kepada orang banyak.

B. Latar Belakang

      Banyak orang yang tidak mengetahui perbedaan antara Close Source dan Open Source

C. Maksud dan Tujuan

Supaya kita bisa memilih sistem operasi apa yang baik untuk digunakan.

D. Kelebihan dan Kelemahan Close Source
Kelebihan
  1. Kestablian sistem terjamin
  2. Support/dukungan langsung dari pemilik program
  3. Lebih mudah digunakan
Kelemahan
  1. Celah yang terbuka
  2. Adanya lisensi yang mengharuskan pengguna menyediakan dana
  3. Pengembangan terbatas
  4. Diperlukan antivirus
  5. Harga lisensi mahal
E. Kelebihan dan Kelemahan Open Source
Kelebihan
  1. Legal
  2. Menyelamatkan devisa negara
  3. Keamanan sistem
  4. Hemat biaya
  5. Dukungan dari pengembang lebih besar
  6. Bebas untuk mengubah dan memodifikasi
  7. Lebih aman
  8. Kesalahan (bug, error) lebih cepat ditemukan dan diperbaiki
  9. Lisensei gratis
  10. Bebas dari malware
  11. Tidak mengulangi development
Kelemahan
  1. Tidak ada garansi dari pengembang
  2. Open Source digunakan secara sharing
  3. Kurangnya SDM yang memanfaatkan Open Source
  4. Tidak adanya perlindungan Hak atas Kekayaan Intelektual (HAKI)
  5. Kesulitan mengetahui status project
  6. User Interface rumit bagi pengguna yang awam
F. Contoh sistem operasi Close Source dan Open Source
Close Source
  1. MS-DOS
  2. Windows 95
  3. Windows 98
  4. Windows ME
  5. Windows NT
  6. Windows XP
  7. Windows Server 2003
  8. Windows Vista
  9. Windows Server 2008
  10. Windows 7
  11. Windows 8
 Open Source
  1. UNIX
  2. BSD
  3. GNU Linux
  4. Sun Solaris
  5. Fedora
  6. Linux Ubuntu
  7. Knoppix
  8. Garuda OS
  9. Backtrack
  10. RedHat
  11. Mandriva
  12. OpenSUSE
  13. Debian
  14. Kondra Linux
  15. Turbo Linux
  16. Linux Mint
  17. Slackware
G. Kesimpulan

      Jika anda telah membaca perbedaan Close Source dan Open Source maka anda bisa memilih mana yang lebih baik untuk anda gunakan.

H. Referensi

Create VM Pada Proxmox

A. Pengertian


    Mesin Virtual (VM) adalah emulasi dari sistem komputer. Mesin virtual didasarkan pada arsitektur komputer dan menyediakan fungsionalitas dari komputer fisik. implementasi mereka mungkin melibatkan hardware khusus, perangkat lunak, atau kombinasi.

B. Latar Belakang
     
      Karena keinginan untuk menjalankan beberapa sistem operasi adalah motif awal untuk mesin virtual, sehingga memungkinkan beberapa pengguna untuk menggunakan komputer secara bersamaan.

C. Maksud dan Tujuan

     Untuk menjalankan sistem operasi real-time secara bersamaan dengan sistem operasi yang kompleks.

D. Jangka Waktu

3 Menit
E. Alat dan Bahan 

1. Proxmox sudah terinstall
2. PC / Laptop
3. Internet

F. Tahap Pelaksanaan 

1. Masuk ke Proxmox terlebih dahulu dengan cara :
https://192.168.33.3:8006
NB : 192.168.33.3 adalah IP Proxmox anda dan 8006 Port Proxmox

2. Setelah masuk ke dalam Proxmox lalu Create VM.

3. Node : cyber

adalah nama yang anda telah buat ketika anda menginstall Proxmox.
     
    VM ID : 2489

adalah ID untuk Virtual Machine dan usahakan jangan sama dengan VM ID yang lain agar tidak bertabrakan.
     
    Name : cyber3

adalah nama untuk VM anda lalu Next.
 

4. Pada pilihan Linux/Other OS type pilih Linux 4.X/3.X/2.6 Kernel.


5. Pilih CD/DVD

Storage : local
ISO Image : debian-8.6.0-amd64-DVD

karena pada pembahasan kali ini saya ingin menginstall debian server lalu Next.



6. Untuk Harddisk, beri 50 GB itu sudah lebih dari cukup, tergantung pada kapasitas maksimal Harddisk anda dan jumlah VM yang anda buat.


7. Pada CPU 

Cores : 1

karena processor saya hanya corei3 (hanya mendapat 4 core) dan VM yang saya buat ada tiga maka masing - masing VM saya beri 1 core.


8. Pada Memory atau RAM

Memory (MB) : 1024

karena RAM yang saya gunakan hanya 4 GB maka masing - masing VM saya beri memory 1024 MB.


9. Untuk Network

VLAN Tag : 2489

adalah VM ID yang telah anda buat.


10. Lalu pada Confirm, anda cek kembali apakah ada yang salah atau tidak kalau tidak ada lalu Finish.


11. Setelah itu pada Options klik Start at boot lalu ceklis setelah itu OK sampai Yes, fungsi nya ketika server anda mati dan anda nyalakan kembali anda tidak perlu klik Start untuk Consule.



G. Kesimpulan
    
    Dengan menggunakan Proxmox kita dapat mengetahui atau memonitoring kinerja Processor dan RAM pada server kita.

H. Referensi



Apa Itu LAMP ( Linux, Apache, Mysql, dan PHP )

A. Pengertian




      LAMP adalah istilah yang merupakan singkatan dari Linux, Apache, MySQL dan Perl/PHP/Phyton. Merupakan sebuah paket perangkat lunak bebas yang digunakan untuk menjalankan sebuah aplikasi secara lengkap.

B. Maksud dan Tujuan

      Agar kita mengetahui apa itu LAMP dan mengetahui cara menginstall nya dengan benar.

C. Komponen-komponen dari LAMP :

  • Linux – sistem operasi
    Linux adalah nama yang diberikan kepada sistem operasi komputer bertipe Unix. Linux merupakan salah satu contoh hasil pengembangan perangkat lunak bebas dan sumber terbuka utama.

     Sistem Operasi adalah perangkat lunak sistem yang mengatur sumber daya dari perangkat keras dan perangkat lunak, serta sebagai jurik (daemon) untuk program komputer. Tanpa sistem operasi, pengguna tidak dapat menjalankan program aplikasi pada komputer mereka, kecuali program booting.
  • Apache HTTP Server – web server
    Apache HTTPS Server adalah server web yang dapat dijalankan di banyak sistem operasi (Unix, BSD, Linux, Microsoft Windows dan Novell Netware serta platform lainnya) yang berguna untuk melayani dan memfungsikan situs web. Protokol yang digunakan untuk melayani fasilitas web/www ini menggunakan HTTP.

    Web Server adalah layanan akses kepada pengguna melalui protokol komunikasi HTTP atau HTTPS atas berkas-berkas yang terdapat pada suatu situs web dalam layanan ke pengguna dengan menggunakan aplikasi tertentu seperti peramban web.
  • MariaDB atau MySQL – sistem basis data
    MariaDB merupakan versi pengembangan terbuka dan mandiri dari MySQL. Sejak diakuisisinya MySQL oleh Oracle pada September 2010, Monty Program sebagai penulis awal kode sumber MySQL memisahkan diri dari pengembangan dan membuat versi yang lebih mandiri yakni MariaDB.

    MySQL adalah sebuah perangkat lunak sistem manajemen basis data SQL (bahasa Inggris: database management system) atau DBMS yang multithread, multi-user, dengan sekitar 6 juta instalasi di seluruh dunia.
  • PHP atau Perl atau Python – bahasa pemrograman yang dipakai
     PHP: Hypertext Preprocessor adalah bahasa skrip yang dapat ditanamkan atau disisipkan ke dalam HTML. PHP banyak dipakai untuk memprogram situs web dinamis. PHP dapat digunakan untuk membangun sebuah CMS.

    Perl adalah bahasa pemrograman untuk segala keperluan, dikembangkan pertama kali oleh Larry Wall di mesin Unix. Perl dirilis pertama kali pada tanggal 18 Desember 1987 ditandai dengan keluarnya Perl 1.

    Python dapat mengacu kepada beberapa hal berikut:

D.  Kesimpulan

      Dengan mempelajari LAMP kita dapat mengetahui tentang LAMP dan cara - cara menginstall nya lalu kita bisa mengetahui komponen - kompenen dari LAMP.

E. Referensi

https://id.wikipedia.org/wiki/LAMP
http://www.yekayee.us/2017/02/apa-itu-lamp-linux-apache-mysql-php.html

Apa Itu System Ext2, Ext3, Ext4 Pada Linux

A. Pengertian Ext2, Ext3, dan Ext4 


 Ext2
     Ext2 adalah sistim Windows 95 SP2, dan merupakan pengembangan lebih dari FAT16. NTFS di kenalkan pertama pada Windows NT dan merupakan file system yang benar benar berbeda di banding teknologi FAT.
Ext3
    Ext3 adalah file system standar untuk Windows Xp dan apabila anda melakukan upgrade Windows biasa anda akan di tanyakan apakah ingin mengupgrade ke NTFS atau tetap menggunakan FAT.
Ext4
    Ext4 adalah pengalamatan 48-bit block yang artinya dia akan mempunyai 1EB = 1,048,576 TB ukuran maksimum filesystem dengan 16 TB untuk maksimum file size nya,Fast fsck,Journal checksumming,Defragmentation support.

B. Tujuan Ext2, Ext3, dan Ext4
Ext2
  Untuk membuat suatu file system yang powerful, yang dapat mengimplementasikan file-file semantik dari UNIX dan mempunyai pelayanan advance features.
Ext3
    Untuk membantu melindungi data yang ada di dalamnya. Dan dengan adanya journalled filesystem, maka kita tidak perlu lagi untuk melakukan pengecekan kekonsistensian data, yang akan memakan waktu sangat lama bagi harddisk yang berkapasitas besar.
Ext4
    Distro anda yang secara default memiliki versi kernel tersebuat atau di atas nya otomatis system anda sudah support Ext4 (dengan catatan sudah di include kedalam kernelnya) selain itu versi e2fsprogs harus mengunakan versi 1.41.5 atau lebih.

C. Kelebihan Ext2, Ext3, dan Ext4
Ext2
  1. File system Ext2 mampu menyokong beberapa tipe file yang standar dari UNIX, seperti regular file, directories, device special files, dan symbolic links.
  2. Ext2 mampu mengatur file-file system yang dibuat dalam partisi yang besar.
  3. File system Ext2 mampu menghasilkan nama-nama file yang panjang. Maximum 255 karakter.
  4. Ext2 memerlukan beberapa blok untuk super user (root).
Ext3 
  1. Ext3 tidak mendukung proses pengecekan file system, bahkan ketika system yang belum dibersihkan mengalami “shutdown”, kecuali pada beberapa kesalahan hardware yang sangat jarang.
  2. Hal seperti ini terjadi karena data ditulis atau disimpan ke dalam disk dalam suatu cara sehingga file system-nya selalu konsisten.
  3. Waktu yang diperlukan untuk me-recover Ext3 file system setelah system yang belum dibersihkan dimatikan
  4. Tidak tergantung dari ukuran file system atau jumlah file; tetapi tergantung kepada ukuran “jurnal” yang digunakan untuk memelihara konsistensi. Jurnal dengan ukuran awal (default)
  5. Membutuhkan sekitar 1 sekon untuk recover (tergantung dari kecepatan hardware).
Ext4
  1. Telah dinyatakan stabil dan didukung sejak kernel linux 2.6.28.
  2. Didesign untuk memberikan performance yang lebih baik dan peningkatan kemampuan.
  3. Dapat meningkatkan daya tampung maksimal filesystem ke 1 Exa Byte (1,048,576 Tera Byte), dengan ukuran maksimum filesystem dengan 16 TB untuk maksimum file size nya, Fast fsck, Journal checksumming, Defragmentation support.
  4. Mengurangi waktu yang diperlukan untuk melakukan pengecekan hardisk (fsck yang mana pada Filesystem Ext3, setiap 20­30 kali mount).
  5. Berdasarkan test benchmark yang dilakukan oleh beberapa benchmarker, Filesystem Ext4 memiliki keunggulan performance yang significant dalam menulis dan membaca file berukuran besar.
  6. Filesystem Ext4 menyisihkan filesystem lain seperti xfs, jfs, Reiserfs dan Ext3. Dalam kasus Ubuntu 9.04, filesystem Ext4 di curigai sebagai faktor utama yang mempercepat waktu boot Ubuntu 9.04. Filesystem Ext4 juga meningkatkan umur hidup media flash seperti SSD. Karena filesystem Ext4 tidak melakukan penulisan data layaknya Filesystem Ext3 yang menulis beberapa kali.
 D. Kesimpulan


      Dengan kita mempelajari System Ext2, Ext3, dan Ext4 kita dapat mengetahui system Ext mana yg cocok dengan system operasi Linux kita. Dan jika anda menggunaka GNU/Linux terbaru lebih baik gunakan Ext4 karena Ext4 adalah penyempurnaan dari file system sebelumnya. 

E. Referensi

http://www.linuxsec.org/2016/11/mengenal-file-system-ext2-ext3-ext4-di.html

Menginstall Proxmox

A. Pengertian

      Salah satu distro Linux dari basis Debian yang mempunyai fungsi khusus sebagai virtualisasi baik appliance maupun operating system. Proxmox berjalan dengan mode text, walaupun seperti itu Proxmox akan lebih mudah dikonfigurasi melalui akses remote dengan web based. Untuk sekarang Proxmox dengan release terbaru adala Proxmox VE 2.3

      Proxmox support beberapa jenis platform virtualisasi seperti KVM dan OpenVZ. Dengan berbasis distro Debian Stable dan menggunkan kernel khusus untuk virtualisasi menjadikan Proxmox VE sebuah Bare Metal Virtualtation Platform yang power full. Bare Metal adalah sistem komputer dimana mesin virtual dipasang langsung pada komputer dala sistem operasi tanpa diinstall terlebih dahulu aplikasi tertentu. Istilah Bare Metal mengacu pada hardisk.  


B. Kelebihan dan Kekurangan Proxmox

Kelebihan :

a) Open source, sehingga free untuk digunakan oleh siapapun.
b) Mudah dalam instalasi dan konfigurasi.
c) Mendukung platform virtualisasi berbasis KVM dan OpenVZ.
d) Mendukung berbagai format hardisk virtual.
e) Minimalis dan power full dalam pemakaian memory karena hanya butuh sedikit memory untuk menjalankan virtual server.
f) Mendukung auto backup sesuai schedule yang ditentukan baik ke internal storage maupun external storage.
g) Dapat digunakan untuk Cluster dan High Avaliablity Server.
h) Mendukung banyak model storage : LVM, iSCSI, Local Directory maupun 
NFS.
i) Sudah mendukung Live Migration.

Kekurangan :

a) Proxmox hanya disediakan untuk mesin 64 bit sehingga tidak akan bisa berjalan pada mesin 32 bit.
b) Pada saat instalasi, Proxmox akan menghapus seluruh isi dari hardisk. Sehingga jika hanya ingin melakukan percobaan gunakan hardisk yang kosong atau gunakan mesin virtual juga.
c) Jika ingin menggunakan KVM, Proxmox membutuhkan motherboard/CPU yang mendukung teknologi virtualisasi yaitu intel VT/AMD-V.


C. Spesifikasi untuk SERVER


Spesifikasi minimal pada server induk yang harus terpenuhi agar virtual server dapat berjalan adalah :

a) Processor Pentium 4, dan harus memiliki kemampuan 64 bit.
b) Jika akan menggunakan model full virtualization CPU harus memiliki model
motherboard intel VT (Virtualtation Technology) atau AMD-V.
c) Memory RAM minimal 1 GB.
d) Kapasitas hardisk minimal 20 GB.
e) NIC (Network Interface Card)


D. Maksud dan Tujuan

      Dengan menginstall proxmox pada server kita server kita akan terawat dengan baik, karna menggunakan virtualisasi. ketimbang kita menginstall langsung pada server kita sendiri.

E. Latar Belakang

      Proxmox merupakan salah satu alat untuk membangun server dengan baik. dikarenakan proxmox merupakan salah satu yang dijamin untuk penginstallan server

F. Alat dan bahan

1. Monitor
2. Server (CPU)
3. Keyboard
4. Mouse 
5. Kabel UTP
6. Flashdisk
7. Iso Proxmox

G. Waktu Pengerjaan

1 setengah jam sampai 2 jam

H. Tahap Pelaksanaan

1. Kita pilih install Proxmox VE, lalu tekan enter



 2. Lalu kalian menunggu sebentar sampai ke selanjutnya

3. Lalu kita pilih "I agree"


4. Lalu selanjutnya pilih harddriver sebagai penginstallan proxmox
 

5. Lalu kalian isi Country sesuai negara anda sendiri

6. Lalu isi password dan email address untuk proxmox anda


7. Lalu Disini kita dan kita isikan Hostname,  IP Server,  subnetmask, gateway, dan DNS Server nya, sesuai dengan Topologi yang kita buat tadi, lalu klik next.



8. Lalu selanjutnya kalian hanya menunggu hingga proses pengcopyan selesai





9. Ketika selesai maka tampilan hanya akan seperti ini maka selanjutnya anda reboot

10. Tunggu hingga tampilan seperti ini, berarti anda sudah selesai menginstall proxmox

11. Lalu kita konek wifi hotspot pada mikrotik yang terhubung dengan proxmox



12. Jika sudah terhubung wifi maka anda buka browser anda, lalu anda ketik ip proxmox dan port nya



13. Lalu jika seperti ini lalu anda klik advanced > add exception > confirm security exception







14. Jika sudah selesai lalu kalian login dengan username root dan password yang anda bikin tadi



15. Jika sudah login, maka selesai.

I. Referensi

eBook proxmox-cloud-computing-virtualisasi.pdf
http://www.yekayee.us/2017/02/cara-install-proxmox-untuk-server.html

 

Memperindah Terminal Dengan Figlet

A. Pengertian



      Figlet adalah program komputer yang menghasilkan teks spanduk , dalam berbagai tipografi , terdiri dari huruf terdiri dari konglomerasi dari kecil ASCII karakter (lihat art ASCII ). Nama ini berasal dari "Frank, Ian dan Glenn huruf".

B. Maksud dan Tujuan
      Untuk memperindah tampilan pada terminal

C. Bahan - bahan 
       1. Internet
      2. PC atau Laptop

D. Jangka Waktu

      5 Menit

E. Cara Mengerjakan

1. Buka terminal lalu ketik "apt-get install figlet"


2. Setelah itu ketik "nano /etc/bash.bashrc"


3. Setelah itu edit dibagian paling bawah dan ketikan "cowsay -f dragon.cow "ASUS"". Lalu Ctrl + X dan Y setelah itu close teminal lalu buka kembali terminal 


4. Dan inilah tampilan nya setelah diedit.


F. Kesimpulan

       Agar tampilan terminal kita menjadi lebih menarik dan lebih Indah.