Installasi FreeNAS-Corral-10.0.2

A. Pengertian

 Hasil gambar untuk FreeNAS-Corral-10.0.2

FreeNAS merupakan Sistem Operasi Populer berbasis FreeBSD yang dikhususkan untuk tujuan penyimapan atau Data Storage yang digunakan oleh banyak orang (pusat data).
 
B. Latar Belakang

FreeNAS digunakan karena saya ingin membuat sebuah Server yang dikhususkan untuk Pusat Data Universal yang dapat digunakan dan diakses oleh orang-orang dan juga data-data tertentu yang hanya bisa diakses sesuai pengaturan, Nah agar Resource yang saya miliki dapat digunakan semaksimal mungkin maka saya memilih FreeNAS yang mana adalah OS yang dikhususkan untuk Data Storage Jaringan.

C. Maksud dan Tujuan

Tujuan dari dituliskannya artikel ini adalah untuk dijadikan referensi bagi teman-teman yang ingin menginstall FreeNAS di Servernya.

D. Alat dan Bahan

1. PC / Laptop
2. Server (dapat berupa fisik maupun Virtual)
3. ISO FreeNAS-Corral-10.0.2
4. Virtualbox (jika menggunakan virtual)

E. Waktu Pelaksanaan

10 Menit

F. Tahap Pelaksanaan

1. Persiapkan Bootable Drive. Jika teman-teman menginstall FreeNAS di Server Fisik maka teman-teman membutuhkan Medium atau Bootable Drive yang dapat digunakan untuk melakukan Instalasi FreeNAS.

2. Hidupkan Server, Set First Boot ke Bootable Instalasi FreeNAS. Hal pertama yang akan kita lakukan tentu mengubah Boot Order, silahkan teman-teman arahkan First Boot nya ke Flashdisk/CD Drive/atau Drive apapun yang sudah teman-teman masukkan Bootable Instalasi FreeNAS

3. Tahap Install Pertama Jika Boot Order sudah benar, maka ketika kalian Restart kalian akan melihat Menu GRUB yang memiliki satu pilihan "FreeNAS Installer". Pilih Opsi tersebut untuk masuk ke Instalasi FreeNAS.

4. Mulai Instalasi Setelah memilih FreeNAS Installer dan menunggu beberapa saat maka teman-teman akan disambut dengan tampilan Instalasi yang secara sekilas mirip Instalasi Debian. Untuk menginstall FreeNAS maka kita akan pilih Menu Nomer 1 kemudian OK/Enter.


5. Minimal Ram yang harus memadai 4Gb


6. Pilih Disk Kemudian kita harus menentukan Harddisk mana yang akan dijadikan sebagai Root Filesystem dari FreeNAS. Dikarenakan FreeNAS yang ukurannya sangat kecil maka teman-teman bahkan bisa menginstall FreeNAS didalam Flashdisk, Dan karena operasi FreeNAS yang lebih sering ke operasi Read/Baca maka untuk kecepatan maksimal disarankan teman-teman menggunakan SSD atau Solid-State Drive untuk tempat instalasi FreeNAS nya.
Setelah memilih, teman-teman akan ditanyai apakah yakin dengan pilihan Disknya sebelum benar-benar diformat total? Jika iya silahkan pilih Yes dan apabila ingin mengubahnya silahkan pilih No.



7. Set Password "root" Selanjutnya kita akan diminta untuk memasukkan Password untuk akun Root. Password ini juga yang akan digunakan untuk login ke Web Panel FreeNAS nantinya. Jika sudah diisi silahkan klik OK


8. Kemudian Pilih Boot untuk Install Bagi yang bootnya UEFI pilih UEFI Jika Bukan UEFI pilih yang BIOS


9. Tahap proses install Disini teman teman menunggu saja hingga diminta untuk me-reboot


10. Setelah Proses selasai Tekan OK, lalu teman-teman lepas bootable drive-nya dan Reboot PC teman-teman


11. Setelah teman teman Reboot PC, teman-teman tunggu sebetar hingga muncul tampilan seperti ini.


12. Konfigurasi via Web Panel Jika FreeNAS teman-teman sudah mendapatkan IP maka teman-teman bisa mengaksesnya melalui Web Panel yang dapat dibuka melalui Browser masing-masing dengan mengetikkan IP FreeNAS. Dan enaknya adalah hampir semua konfigurasi yang menyangkut Server tersebut dapat dikonfigurasi melalui Web Panel tanpa menyentuh CLI nya sedikitpun.



G. Hasil dan Kesimpulan

Dengan menggunakan FreeNAS, selain ringan fiturnya pun cukup lengkap dan bahkan pemaksimalan fungsinya apabila dilakukan akan menghasilkan sesuatu yang luar biasa.

Post a Comment